Selasa, 04 Juli 2017

AYAM BIRMA KRADUNGTON

        Tidak kalah terkenal dari jenis ayam Birma adalah Ayam birma Kradungton. Bagaimana ciri dan gaya bertarungnya, ulasan di bawah ini mungkin akan banyak membantu anda sekalian.

             Setelah ayam Birma Malow dibahas dalam artikel sebelumnya, kali ini adalah giliran Ayam birma Kradungton. Dalam bahasa Birma sendiri, Kradungtong artinya kancing emas. Tidak jelas apa hubungan seekor ayam petarung dengan sebuah kancing emas. Mungkin sama-sama harganya mahal. Pada intinya, ayam Birma jenis ini tak jauh berbeda dengan Birma jenis lain, misalnya Birma Malow atau Birma Gostan.

        Gaya bertarungnya adalah counter attack. Artinya menghindar dan menyerang secepat kilat. Bahasa yang lazim dipakai di dunia ayam aduan adalah defensive aggressive. Dalam pertarungan, Ayam birma Kradungton akan banyak menghindar dari serangan lawan. Tapi sesekali dalam ‘pelariannya’ ia memukul lawan dengan kecepatan kilat. Lawan tidak sempat menghindar. Akan mudah memukul lawan yang tidak siap dari pada lawan sangat siap untuk dipukul. Ini membuat tingkat akurasi pukulan Birma Kradungton hampir sempurna (90%) alias hampir tak pernah meleset.

           Setelah gaya bertarungnya diketahui, yang nyatanya tak jauh berbeda, ciri Ayam birma Kradungton juga perlu anda ketahui. Tulangan Ayam birma Kradungton relatif lebih besar dai Birma asli. Bobot saat dewasa bisa mencapai 3.2 Kg. sedangkan bulunya cukup lebat. Kebanyakan ayam Birma berwarna gelap (kelabu, merah hitam, dan jalak) tak terkecuali Birma Kradungton. Sementara betuk kakinya tetap kecil dan membulat. Sisiknya kering biasanya memiliki warna-warna kusam, seperti cokelat, hijau, dan kekuningan).

            Nah, itulah beberapa ciri dan karakter atau gaya bertarung Ayam birma Kradungton. Beberapa memang sama saja dengan ayam Birma asli ataupun Birma pada umumnya. Ulasan di atas semoga dapat sedikit membantu anda untuk memilih ayam petarung jenis mana yang akan dipilih atau minimal menambah pengetahuan anda mengenai jenis ayam Birma. Selanjutnya masih ada beberapa jenis ayam Birma yang akan diulas, seperti Birma drunken dan Birma Tandam. Jadi jangan lewatkan artikel berikutnya.

Senin, 03 Juli 2017

AYAM BURMA MALOW

          Tiga jenis ayam Birma sudah dibahas dalam artikel sebelumnya. Selanjutnya ada ayam Burma Malow. Ia adalah jenis lain dari ayam Birma selain ketiga ayam tadi yang sudah dibahas dalam artikel sebelumnya. Biasanya ayam Birma Malow ini memiliki tulangan yang lebih besar dari ayam Birma asli pada umumnya. Ini merupakan hasil silangan yang melahirkan jenis baru yang memiliki gaya bertarung baru pula. Untuk lebih jelas simak ulasan di bawah ini dengan santai.

             Malow artinya lari. Jadi ayam Birma Malow bisa diartikan ayam Birma yang hobi lari. Sebenarnya itu bukan hobi, tapi memang karakternya saat bertarung banyak berlari. Tidak jauh berbeda dengan ayam Birma asli atau orisinil. Tapi dalam larinya itu, Birma Malow akan sesekali melancarkan serangan kepada lawannya. Jika memang si ayam memiliki otak dan bertarung dengan strategi, ia bisa dibilang ayam cerdas. Mengapa? Karena menghindar untuk menyerang?

       Counter attack adalah istilah di bidang olahraga. Dimana ketika lawan asyik menyerang, tiba-tiba saat lawan lengah, dengan kecepatan yang tak terduga si ayam menyerang balik. Tentu saja ini sangat sulit untuk dihindari. Lawan yang terlanjur dalam posisi menyerang, akan sangat terbuka untuk diserang. Tak mengherankan jika pukulan ayam Birma Malow ini hampir selalu akurat (mencapai 90% akurasinya), karena lawan memang tak siap untuk mendapat serangan.

           Biasanya pukulan atau patukannya akan terarah pada bagian wajah lawan, bisa mata, jengger, paruh, hingga tenggorokan. Bisa dibayangkan jika ayam matanya sudah kena pukulan, akan sangat sulit untuk bisa memenangkan pertarungan. Cara bertarung seperti ini disukai oleh beberapa pehobi. Namun, tak sedikit pula pecinta ayam aduan lebih suka ayam yang punya gaya full attack atau serangan bertubi-tubi.


         Baiklah, tidak semua ayam memiliki gaya bertarung yang sama. Masing-masing memiliki keistimewaan dan juga kekurangan. Begitu pun dengan ayam Birma Malow. Walaupun perawakan sudah lebih besar dari ayam Birma asli, tapi kelincahannya tidak berkurang sedikitpun. Sebaliknya, dengan ukuran badan lebih besar, kekuatan pukulan pun jadi lebih berisi.

AYAM BIRMA MABIN

           Sebelumnya saya sudah membahas dua jenis ayam Birma yaitu Birma Gostan dan Birma Rambong. Selain kedua jenis ayam Birma tersebut, masih ada juga jenis ayam Birma lain. Yang akan saya bahas dalam artikel ini adalah Ayam Birma Mabin.
           Ayam Birma jenis Mabin merupakan Birma generasi baru dari Birma asli. Ciri fisiknya hampir sama dengan ayam Birma pada umumnya. Tubuh relatif kecil dan gerakan lincah. Seperti ayam Birma lainnya, Birma Mabin pun memiliki keistimewaan sendiri dalam hal gaya bertarung. Ia mampu terbang. Bukan gterbang seperti burung, akan tetapi saat bertarung di arena, Birma Mabin memukul lawannya dengan cara melompat tinggi. Ia terlihat seperti unggas terbang yang mengepakkan kedua sayapnya. Pemandangan ini cukup menghibur bagi para pecinta ayam aduan.
      Itulah mungkin satu-satunya keistimewaan yang dimiliki oleh ayam Birma jenis ini. Tampilan fisik secara umum sama dengan Birma asli pada umumnya. Bentuk wajah lurus ke depan. Agaknya ayam ini adalah persilangan antara ayam kampung dan ayam Bangkok. Umumnya pada bagian bawah paruh terdapat jenggot. Sedangkan paruhnya sendiri lebih pendek dari ayam petarung lain, seperti ayam Bangkok. Ciri fisik lainnya pun sama dengan ayam Birma jenis lain.
        Begitu pun dengan gaya bertarung. Ia lincah dan gesit. Perbedaannya dengan Ayam Birma Gostan dan Ayam Birma Rambong adalah jika Birma Gostan gaya bertarungnya mundur sedangkan Birma Rambong seperti joget, beda halnya dengan Ayam Birma Mabin. Ia, seperti disebut di atas, mampu melompat tinggi sehingga seakan-akan terbang. Gaya inilah yang membedakan ayam Birma ini dengan jenis lain.
     Dengan ciri khas gaya bertarung melalui lompatan tinggi, orang dengan mudah mengenali ayam Birma satu ini. Hanya dengan melihatnya bertarung, maka akan dikenali ayam Birma yang mana. Jika hanya dilihat secara sekilas maka ayam Birma yang mana saja akan terlihat sama. Maka lihatnya saat bertarung. Akan terlihat perbedaan mencolok antara satu jenis Birma dengan Birma yang lain.
Demikian ulasan singkat mengenai ayam birma Mabin. Ayam yang merupakan jenis baru dari Birma asli ini cukup disenangi cara pukulnya yang sambil melompat tinggi itu. Meski tak diketahui secara pasti, atau tidak mesti pukulan dengan lompatan tinggi itu bisa melukai lawan secara signifikan.

Minggu, 02 Juli 2017

AYAM BIRMA RAMBONG / RAMVONG

              Setelah sebelumnya Jenis ayam Birma jenis Gostan, dalam artikel ini akan dibahas mengenai jenis lain dari ayam Birma yaitu ayam Birma Rambong. Seperti sudah diketahui sebelumnya, ayam Birma merupakan salah satu jenis ayam petarung unggul dari jenis ayam lain. Oleh karenanya banyak pecinta ayam yang memelihara ayam jenis Birma. Ia merupakan ayam Birma asli yang memiliki cara bertarung yang cukup unik. Karakteristik ayam Birma adalah lincah saat bertarung. Oleh karena itu, Birma Rambong pun tak kalah gesit dengan Birma lainnya.

            Begitu juga dengan Ayam birma Rambong yang memiliki keunikan tersendiri. Saat bertarung, Birma Rambong menyerang seakan-akan tengah berjoget. Tariannya yang indah menarik siapa saja yang menyaksikan Birma ini bertarung. Kelincahannya membuat lawan sangat sulit untuk menyerang. Ketika dalam keadaan diserang, ayam ini akan bergerak lincah ke sana kemari. Pada saat menyerang, Birma rambong akan menggoyang-goyangkan lehernya, mematuk tak beraturan seperti orang berjoget. Begitulah konon mengapa ayam ini dinamakan Birma Rambong (rambong artinya joget).

          Ayam Birma Rambong termasuk cukup mudah dikenali dari ciri fisiknya. Secara umum tidak berbeda dengan ayam Birma asli pada umumnya. Ia memiliki tubuh yang lebih kecil daripada ayam aduan lain. Tubuhnnya memang terlihat kurang ideal sebagai ayam aduan, namun dengan tubuh mungilnya, ayam ini mampu bergerak dengan gesit dan lincah. Kakinya kecil dan agak pipih dikarenakan tulangan kaki ayam Birma juga kecil dan tipis.

           Itu menjadi salah satu kelemahan yang dimiliki. Akan tetapi bisa diminimalisir dengan cara menunggu. Sabarlah menunggu untuk menurunkan ayam Birma di arena sampai umurnya benar-benar matang. Sekitar 21-15 bulan. Sementara ciri yang lain hampir sama dengan Birma asli, misalnya warna bulu yang dominan jalak. 

Nah, demikian tadi beberapa ulasan singkat mengenai salah satu jenis ayam Birma, yaitu birma Rambong. Keunikan yang paling menonjol adalah jogetannya saat bertarung di arena. Semoga bermanfaat untuk semua pehobi ayam aduan. Untuk jenis ayam Birma lain akan dibahas pada artikel saya yang selanjutnya.



AYAM BIRMA GOSTAN

            Salah satu jenis ayam petarung yang terkenal adalah ayam Birma. Ayam jenis ini disebut sebagai pesaing serius dari ayam aduan unggul lainnya, seperti ayam Bangkok. Ayam Birma berasal dari Negara Burma atau Myanmar. Ciri ayam Birma adalah ukurannya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan jenis ayam petarung lainnya. Bulunya lebat dan tulangannya lebih tipis. Kebanyakan ayam Birma berwarna jalak (wedo). Meskipun ada juga ayam Birma dengan warna lain. sedangkan matanya terlihat agak cembung. Ketika dilihat dengan teliti, maka ayam Birma akan tampak seakan-akan sedang melotot.

         Jenis ayam Birma cukup banyak. Misalnya adalah Birma Gostan, Birma Rambong, Birma Rambong Mabin, Birma Malau, dan Birma Kradungtong.

        Pada artikel ini akan saya jelaskan mengenai salah satu dari mereka, yaitu ayam Birma Gostan. Gostan adalah ayam Birma yang memiliki cara bertarung yang unik. Ia adalah jenis baru dari hasil persilangan ayam Birma orisinil. Yang khas dari cara bertarungnya adalah ketika si Birma Gostan selalu mundur untuk menghindar dari serangan lawan. Tapi di saat bertahan itu, sesekali Birma Gostan melancarkan pukulan yang mematikan kepada lawannya. Teknik ini dikenal juga dengan sebutan Defensive Aggressive.

         Dengan gaya bertarung seperti di atas tersebut, ayam Birma Gostan mesti memiliki pukulan yang akurat. Bahkan tingkat akurasi pukulannya konon mencapai angka 90%. Gaya bertarung Birma Gostan terbilang efektif karena hanya beberapa kali saja menyerang tapi mampu melukai lawan di bagian paruh, mata, dan kepala. Dengan gaya bertarung seperti di atas, Birma Gostan terlihat agak berbeda dengan Birma Asli atau orisinil yang merupakan ayam petarung yang agresif.

       Birma Gostan adalah tipe ayam petarung yang pasif. Tapi ada keuntungan yang bisa dimanfaatkan oleh ayam ini, yaitu maintenance energy. Penggunaan tenaga yang efektif dan efisien membuat ayam Birma lebih bisa bertahan lama dalam pertarungan. Staminanya bisa terjaga lebih lama.


Demikianlah beberapa hal penting mengenai ayam Birma Gostan. Untuk jenis ayam Birma lainnya akan dibahas pada artikel selanjutnya. Semoga bermanfaat untuk para pecinta ayam aduan semua.

Sabtu, 01 Juli 2017

AYAM BIRMA ORI

         Salah satu ayam petarung yang cukup disegani adalah ayam Birma atau Burma. Ayam ini sesuai namanya berasal dari Negara Myanmar. Ia dianggap sebagai lawan utama bagi ayam yang mendominasi dunia ayam tarung, yaitu Bangkok. Birma yang asli atau pure tentu saja adalah ayam yang berasal langsung dari Birma (Myanmar) dan keturunannya yang tidak tercampur persilangan dari trah ayam manapun. Intinya ia murna dari satu trah yaitu Birma. Biasanya ada Birma yang telah disilangkan dengan ayam jenis lain. Bima silangan telah berkurang keasliannya dan bertambah karakter lainnya dari pasangan silangnya. Ayam Birma Ori dapat diketahui dengan melihat beberapa hal berikut ini:

1.       Fisik

       Secara fisik, sebenarnya ayam Birma Ori cukup mudah dikenali. Ukuran tubuhnya relatif kecil. Jika dibandingkan dengan ayam Bangkok maka akan sangat Nampak perbedaan itu. ukuran fisiknya lebih mirip dengan ayam kampung biasa. Kerangka tulangannya tidak lebih besar dari ayam Bangkok. Ia tipis dan kecil. Sehingga terlihat kurang powerful bahkan cenderung ringkih. Namun begitu, karena bobot tubuhnya hanya sampai 2,0 hingga 2,6 kg gerakannya jadi enteng.
Dilihat dari bulunya, ayam Birma ori memiliki bulu yang tebal. Sementara warnanya terlihat kusam dan kurang menarik dilihat. Umumnya, Birma memiliki warna hitam, kelabu, jalak, dan coklat. Dari cirri-ciri fisik tersebut, mudahlah sebenarnya untuk membedakan ayam Birma ori dengan ayam tarung jenis lain. Nah, selain ciri fisik, ayam Birma juga bisa dikenali dari gaya bertarungnya.

2.       Gaya bertarung

         Secara umum, gaya bertarung dari ayam Birma ori adalah menghindar – memukul. Hal ini tergolong unik, karena biasanya ayam petarung akan langsung menyerang secara bertubi-tubi saat bertarung. Ayam Birma Ori berbeda. Ia seolah memiliki kecerdasan tersendiri sehingga tahu kapan saatnya menghindar dan kapan saat yang tepat untuk memukul balik lawan. Dalam istilah Jawa, gaya bertarung ayam Birma dikenal dengan nyawat / mranggal. Pukulan ayam Birma dengan tajinya memiliki akurasi yang tinggi, bisa mencapai 90%. Oleh karena itu tak jarang walaupun jarang menyerang, ayam Birma bisa mengalahkan musuh dalam waktu singkat.


SUPER BREED AYAM ADUAN

               Semua pecinta ayam aduan tentu ingin mempuyai ayam petarung super yang bisa mengalahkan siapapun lawan yang dihadapi. Nah, untuk mendapatkan jenis ayam aduan yang super, tentu saja tidak semudah membalik telapak tangan. Harus ada beberapa cara yang ditempuh. Serta pengorbanan dari setiap pemiliknya. Baik itu korban uang, tenaga, dan waktu. Di sini akan dipaparkan sedikit mengenai salah satu jalan untuk mendapat ayam aduan kualitas super, yaitu dengan cara breeding.

        Ayam yang diternak atau breeding tujuan akhirnya adalah ayam super atau superbreed. Membutuhkan tenaga ekstra dan waktu yang tidak sebentar untuk mendapat ayam aduan dengan kualitas super breed. Perlu diketahui bahwa superbreed itu sendiri artinya adalah keturunan terbaik dari system ternak yang telah dilalui. Nantinya individu-individu terbaik itu dapat selalu menghasilkan keturunan terbaik pula, dengan kualitas super.

             Yang diturunkan adalah sifat-sifat terbaik. Sementara kekurangannya tidak ada atau paling tidak dimimalisir. Ambil contoh misalnya ayam dengan trah atau genetika perawakan tinggi besar dikawinkan dengan ayam yang memiliki karakteristik gerak lincah. Jika keduanya adalah super breed maka keduanya akan menghasilkan keturunan ideal yang memiliki perawakan tinggi besar dan gerakan yang lincah. Itu pula yang sering dilakukan oleh para peternak.

          Akan tetapi tidak semua ‘percobaan’ itu berhasil. Artinya dua ayam dengan kualitas super tidak pasti akan menghasilkan keturunan yang super pula. Ada lain hal, misalnya faktor kecocokan genetik yang mengakibatkan kualitas ayam tak sebanding dengan indukan atau malah lebih jelek. Ada pula justru lahir dengan kekurangan. Maka super breed juga soal cocok tidaknya genetika satu induk jika dipasangkan dengan indukan lain.


          Istilah lain yang mungkin ada kaitannya adalah superfight breed. Itu adalah breeding yang khusus meghasilkan ayam super yang siap tarung. Keturunan yang lahir dari sistem ternak tersebut sengaja dipersiapkan untuk menjadi ayam petarung super. 

Demikianlah kurang lebih mengenai apa yang disebut superbreed. Teknik berternak ini melengkapi teknik beternak sebelumnya yang sudah saya ulas. Semoga banyak membantu anda.