Tampilkan postingan dengan label BEBERAPA JENIS AYAM SHAMO JEPANG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BEBERAPA JENIS AYAM SHAMO JEPANG. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 April 2017

BEBERAPA JENIS AYAM SHAMO JEPANG

           Seperti yang sudah banyak diketahui, ayam Shamo adalah jenis ayam petarung yang berasal dari negeri sakura, Jepang. ia disebut sebagai ayam aduan dengan fisik sempurna. Bagaimana tidak, tubuh tinggi besar dan tegap hingga 90 derajat saat berdiri adalah bukti betapa proporsionalnya perawakan ayam Shamo ini sebagai ayam aduan. Selain Shamo asli yang banyak diternak di epang, ada juga jenis Shamo lain yang tidak bukan adalah hasil persilangan ayam Shamo dengan beberapa jenis ayam lokal Jepang. berikut beberapa diantaranya:

-          Tosa-Chibi

Diantara ‘keluarga’ Shamo, jenis ini adalah yang paling kecil. Jauh lebih kecil dari ayam Shamo original yang biasa kita lihat. Meskipun tubuhnya kecil, mental bertarungnya sangat mengagumkan. Bahkan ayam ini dikenal juga memiliki gaya bertarung yang ekstrim.

-          Ko-Shamo

Ayam Shamo jenis ini lebih ideal jika dijadikan ayam hias. Tubuhnya lebih kecil dari Shamo asli sedangkan berdirinya tegap hingga 90 derajat. Secara fisik ayam ini tidak memiliki bulu yang tebal sehingga lebih mirip dengan ayam Philippine.

-          Tuzo

Jenis ini termasuk langka di dunia. Ciri fisik dari ayam ini adalah matanya yang jernih, serta bulunya kebanyakan berwarna hitam. Ayam ini banyak dipelihara oleh keluarga kaisar di Jepang. Sehingga sangat jarang dimiliki oleh orang biasa.

-          Kinpa

Dilihat secara sekilas, ayam Burma jenis ini justru mirip dengan ayam betina. Hal tersebut dikarenakan semua bulunya berwarna gelap atau hitam. Besar tubuhnya tak sebesar Shamo original, tapi ia sedikit lebih lincah. Fisiknya yang kecil mengingatkan dengan sebuah ayam petarung berwarna Aseel. Untuk menjadikannya ayam petarung, sebaiknya dipertimbangkan siapa calon lawannya.

             Yakido

Ayam Shamo jenis Yakido merupakan hasil persilangan dengan indukan ayam jenis Chu Shamo. Ia dikenal juga dengan sebutan ‘underdog’. Ini karena ayam Shamo jenis ini sangat jarang menjadi unggulan

Itulah lima jenis ayam Shamo. Masih ada beberapa jenis lain, seperti chu-Shamo dan Satsumaderi. Semuanya memiliki ciri fisik yang mirip dengan aslinya. Gaya bertarung berbeda satu sama lain.