Untuk mengetahui
seekor ayam jawara atau bukan adalah susah-susah-gampang. Akan susah jika kita
melihatnya secara sekilas. Tapi mudah jika dilihat misalnya dari track
record-nya atau trah si ayam. Selain itu, ada juga cara untuk mengetahui
apakah ayam itu adalah ayam juara atau bukan. Yaitu dengan ciri fisik, dalam
hal ini adalah kakinya. Untuk itu perlu perhatian lebih teliti untuk
mengetahuinya tidak hanya sekilas. Berikut ini ciri fisik kaki ayam Aduan
Jawara yang perlu anda ketahui;
- Bentuk Paha
Paha ayam jawara
umumnya berbentuk pipih (gepeng). Perhatikan bentuk paha ayam aduan dari depan,
jika berbentuk pipih maka ayam itu memiliki teknik bertanding yang luwes dan
atraktif dalam bermanuver, tidak kaku dan monoton. Selain itu tampak
otot-ototnya yang besar yang timbul dari kulit pahanya.
- Lutut Kaki
Ayam aduan yang
bagus memiliki lutut yang agak menekuk ke belakang. Itu tandanya ayam memiliki
kuda-kuda yang bagus. Sehingga membuat gerakannya luwes dan lampatannya tinggi.
- Ukuran Kaki
Ukuran kaki yang
terbaik adalah proporsional terhadap ukuran badannya. Tidak terlalu besar dan
tidak terlalu kecil.
- Warna Kaki
Jangan abaikan
juga warna kaki ayam aduan. Ayam aduan jawara idealnya memiliki warna kaki yang
sama dengan warna paruh serta kornea matanya. Itu menandakan ayam memiliki
mental yang tangguh.
- Bentuk Jari
Jari kaki yang
bagus adalah yang kecil, panjang dan runcing. Jari-jari seperti itu dapat
melukai lawannya dengan serius karena menghasilkan luka yang dalam pada lawan.
- Sisik kaki
Jenis sisik kaki
yang baik adalah yang kering karena dipercaya dapat mengurangi rasa sakit saat
terkena benturan. Sementara susunan sisik yang bagus adalah yang susunannya
rapi. Hal ini menandakan ayam memiliki susunan syaraf motorik yang teratur
pula. Membuat ayam lebih luwes saat bergerak.
-Taji
Tentu saja taji adalah faktor penting. Ayam yang
memiliki taji dengan posisi mendekat ke bawah di sekitar tumit lebih baik.
Juga, letak antara taji kanan dan taji kiri haruslah seimbang.