Tampilkan postingan dengan label CIRI KAKI AYAM ADUAN JAWARA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CIRI KAKI AYAM ADUAN JAWARA. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 April 2017

CIRI KAKI AYAM ADUAN JAWARA

        Untuk mengetahui seekor ayam jawara atau bukan adalah susah-susah-gampang. Akan susah jika kita melihatnya secara sekilas. Tapi mudah jika dilihat misalnya dari track record-nya atau trah si ayam. Selain itu, ada juga cara untuk mengetahui apakah ayam itu adalah ayam juara atau bukan. Yaitu dengan ciri fisik, dalam hal ini adalah kakinya. Untuk itu perlu perhatian lebih teliti untuk mengetahuinya tidak hanya sekilas. Berikut ini ciri fisik kaki ayam Aduan Jawara yang perlu anda ketahui;

- Bentuk Paha

Paha ayam jawara umumnya berbentuk pipih (gepeng). Perhatikan bentuk paha ayam aduan dari depan, jika berbentuk pipih maka ayam itu memiliki teknik bertanding yang luwes dan atraktif dalam bermanuver, tidak kaku dan monoton. Selain itu tampak otot-ototnya yang besar yang timbul dari kulit pahanya.

- Lutut Kaki

Ayam aduan yang bagus memiliki lutut yang agak menekuk ke belakang. Itu tandanya ayam memiliki kuda-kuda yang bagus. Sehingga membuat gerakannya luwes dan lampatannya tinggi.

- Ukuran Kaki

Ukuran kaki yang terbaik adalah proporsional terhadap ukuran badannya. Tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.

- Warna Kaki
Jangan abaikan juga warna kaki ayam aduan. Ayam aduan jawara idealnya memiliki warna kaki yang sama dengan warna paruh serta kornea matanya. Itu menandakan ayam memiliki mental yang tangguh.

- Bentuk Jari

Jari kaki yang bagus adalah yang kecil, panjang dan runcing. Jari-jari seperti itu dapat melukai lawannya dengan serius karena menghasilkan luka yang dalam pada lawan.

- Sisik kaki

Jenis sisik kaki yang baik adalah yang kering karena dipercaya dapat mengurangi rasa sakit saat terkena benturan. Sementara susunan sisik yang bagus adalah yang susunannya rapi. Hal ini menandakan ayam memiliki susunan syaraf motorik yang teratur pula. Membuat ayam lebih luwes saat bergerak.

-Taji

Tentu saja taji adalah faktor penting. Ayam yang memiliki taji dengan posisi mendekat ke bawah di sekitar tumit lebih baik. Juga, letak antara taji kanan dan taji kiri haruslah seimbang.