Cabai Jawa
selama ini dikenal sebagai tanaman hias yang ditanam orang di taman untuk
mempercantik kebun atau halaman mereka. Bentuknya memang unik. Agak mirip
dengan cabai pada umumnya tapi tidak memiliki rasa pedas. Sehingga tidak bisa
digunakan sebagai bumbu dapur. Tapi tahukah anda bahwa Cabai Jawa juga
bermanfaat untuk kesehatan? Pada umumnya belum banyak orang yang tahu bahwa
tanaman yang cantik ini memiliki khasiat yang istimewa.
Nama latin Cabai
Jawa adalah Piper retrofractum Vahl termasuk juga ke dalam family of
Piperaceae. Kandungan yang ada di tanaman ini memiliki sifat kimia yang mampu
berguna sebagai anti (pelawan) dari berbagai macam penyakit. Misalnya:
anti-inflamasi, anti-piretik, dan analgesic. Selain itu, Cabai Jawa juga
mengandung piperine dan piplartine.
Khasiat Cabai
Jawa untuk kesehatan adalah sebagai berikut:
~ Berbagai masalah perut, seperti
kejang perut, mulas, perut kembung, dan muntah
~ Diare atau diesntri
~ Susah buang air besar
~ Sakit kepala, dll
Selain berbagai
manfaat tersebut di atas, Cabai Jawa
juga dipercaya sebagai obat vitalitas kaum pria. Tak jarang pria dewasa
menggunakan ramuan dari bahan tanaman ini untuk menjaga staminanya saat lelah
bekerja seharian.
Beberapa
kekayaan manfaat yang dapat diperoleh dari Cabai Jawa untuk manusia, ternyata
juga berlaku untuk ayam. Ya, bagi anda pecinta ayam aduan, ramuan yang terbuat
dari bahan Cabai Jawa ini memiliki khasiat yang cukup mumpuni.
Manfaat Cabai
Jawa untuk ayam aduan ternyata kurang lebih sama dengan berbagai tanaman herbal
lain yang kita kenal. Ia dapat membantu memulihkan kondisi ayam setelah
bertarung. Melemaskan otot-otot yang kaku. Cabai Jawa juga bisa menambah
stamina ayam saat bertanding. Tidak seperti beberapa tanaman herbal lain yang
dimanfaatkan daunnya untuk jamu, lain halnya dengan cabe jawa. Yang
dimanfaatkan untuk jamu adalah buahnya karena ia mengandung multivitamin juga
berbagai penangkal penyakit.
Itulah beberapa
manfaat dari Cabai Jawa. Tanaman ini memang agak susah ditemukan sekarang
secara liar. Tapi banyak juga orang yang melakukan budidaya atas tanaman ini.